0 2 min 7 yrs

Dalam rangka menyambut Sumpah Pemuda 2017, RRI Madiun mengadakan kegiatan RRI Goes to Campus dengan tema “Dengan semangat Sumpah Pemuda, kita tingkatkan nasionalisme dan kreativitas Pemuda” pada Kamis, 12 Oktober 2017, pukul 09.30-11.00 di auditorium Widya Mandala. Acara diawali dengan sajian akustik lagu-lagukebangsaan oleh Yesaya dan Vila dilanjutkan sambutan WR 3 dan Kepala RRI Madiun.

Ibu Yuli berterima kasih kepada Wima atas kerja sama dalam 10 jenis siaran, termasuk Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Indonesia yang diisi oleh Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia dan RRI diberi kesempatan di Wima untuk lebih mendekatkan dengan pendengarnya khususnya kaum muda . F. X. Suwardo sebagai dosen Kewarganegaraan memaparkan sejarah kebangkitan nasionalisme yang dipelopori oleh pemuda. Agnes Adhani memaparkan kerelaan dan karendahan hati pemuda, khususnya Jawa yang mengizinkan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan karena peran bahasa Melayu sebagai lingua franca dan pemuda saat itu memiliki wawasan ke depan demi Indonesia merdeka. Maidi, Sekda Madiun menggambarkan kondisi pemuda dari zaman ke zaman dan fasilitas Kota Madiun bagi kreativitas positif pemuda. Hendro dan Risma sebagai mahasiswa sudah berperan aktif dalam meningkatkan nasionalisme dan berkreasi demi Indonesia memiliki filter untuk memilih dan memilah yang baik dan benar untuk dirinya. Sumpah Pemuda dan Ideologi bangsa Pancasila tidak cukup hanya diperingati, melainkan harus dipahami, diwujudnyatakan, diaktulisasikan, sehingga “Saya Indonesia, Saya Pancasila” menggelora dalam sanubari setiap warga negara Indonesia. Sumpahku: Satu tanah air, satu bangsa, dan menjunjung bahasa persatuan INDONESIA.


Source: PBSI
(foto)