Bidang Kemahasiswaan Universitas Katolik Widya Mandala Madiun “BIMBINGAN TEKNIS PENYUSUNAN PROPOSAL PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA” 28 SEPTEMBER 2018

Dalam rangka mengemban semboyan “Non Scholae Sed Vitae Discimus” dan mewujudkan cita-cita menjadi Universitas Katolik yang profesional, tangguh, dan humanis maka pada tahun 2018 ini lebih digencarkan kegiatan bidang kemahasiswaan yang berfokus More »

Siaran di RRI: Upaya Mengatasi Kesulitan Menghadapi Matematika di Sekolah dan Perguruan Tinggi

Sampai saat ini, Matematika masih menjadi pelajaran yang sulit dan menakutkan bagi siswa. Tidak hanya jenjang SD, SMP, SMA, bahkan mahasiswa Perguruan Tinggi masih kesulitan dalam perkuliahan Matematika, baik di Program Studi More »

Pemilihan Presiden BEM Unika Widya Mandala Madiun 2018-2019

Kamis-Jumat, 11-12 Oktober 2018 telah digelar pemilihan Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) periode 2018-2019 di kampus Unika Widya Mandala Madiun yang diikuti oleh semua warga kampus mulai dari Dosen, Karyawan dan Mahasiswa. More »

Pelatihan Literasi Teknologi Informasi dan Komunikasi

Fakultas Teknik Unika Widya Mandala Madiun bekerjasama dengan Dinas Kominfo Kota Madiun (Komisariat RTIK WIMA) dan RTIK Madiun telah menyelenggarakan Pelatihan Literasi Teknologi Informasi dan Komunikasi pada Sabtu, 13 Oktober 2018 yang More »

Jalan Kreasi, Panggung Hiburan dan Donor Darah, Sabtu 22 September 2018

Kegiatan terakhir dalam perayaan HUT Unika Widya Mandala Madiun yang ke 58 yaitu jalan kreasi bersama yang diikuti oleh sivitas akademika dari 10 program, panggung hiburan, dan donor darah yang dilaksanakan pada More »

Bidang Kemahasiswaan Universitas Katolik Widya Mandala Madiun “BIMBINGAN TEKNIS PENYUSUNAN PROPOSAL PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA” 28 SEPTEMBER 2018

Dalam rangka mengemban semboyan “Non Scholae Sed Vitae Discimus” dan mewujudkan cita-cita menjadi Universitas Katolik yang profesional, tangguh, dan humanis maka pada tahun 2018 ini lebih digencarkan kegiatan bidang kemahasiswaan yang berfokus pada kreativitas. Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) diharapkan mengantarkan mahasiswa mencapai taraf pencerahan kreativitas dan inovasi berlandaskan penguasaan sains dan teknologi serta keimanan yang tinggi. Mahasiswa diberi peluang untuk mengimplementasikan kemampuan, keahlian, sikap, tanggung jawab, serta membangun kerjasama tim dalam rangka mempersiapkan diri menjadi pemimpin cendekia dan mampu berwirausaha. Ada serangkaian acara yang digagas oleh tim Wakil Rektor 3 untuk mewujudkan program ini:

  1. Sosialisasi PKM yang telah dilaksanakan pada tanggal 7 September 2018 yang lalu.
  2. Bimbingan Teknis Penyusunan Proposal PKM hari ini.
  3. Pengajuan Proposal PKM
  4. Pengusulan Proposal PKM untuk berkompetisi dalam hibah perguruan tinggi

Pada waktu kegiatan sosialisasi PKM dengan mengundang perwakilan mahasiswa dan wajib bagi  mahasiswa penerima beasiswa, perwakilan dosen program studi disampaikan mengenai jenis-jenis PKM.

Pada hari ini, kegiatan disambung dengan kegiatan Bimbingan Teknis Penyusunan Proposal PKM dengan harapan mahasiswa di dalam tim dengan pendampingan dosen dapat membuat proposal yang memenuhi syarat untuk diajukan dalam kompetisi hibah.

Acara ini dihadiri oleh kurang lebih 140 peserta yang terdiri dari mahasiswa pengusul proposal, dosen pendamping PKM, Wakil Rektor 3, Rektor, dan panitia. Acara Bimtek Penyusunan PKM dibuka oleh F.G. Iman Santoso, S.Si., M.Pd. selaku Wakil Rektor III bidang Kemahasiswaan, kemudian Rektor Dra. Fransisca Mudjijanti, M.M. memberikan sambutan dan harapan secara umum serta khususnya harapan dari acara yang diselenggarakan hari ini. Selanjutnya acara inti diisi oleh Eko Hari Parmadi, S.Si., M.Kom dari Universitas Katolik Sanata Dharma Yogyakarta. Beliau dipercaya menjadi pembicara karena memiliki latar belakang sebagai dosen Perguruan Tinggi Anggota APTIK, Reviewer Nasional DRPM dan PKM (2016-2018), tim Pelatih PKM Kopertis V DIY (2013-2016), dan juga juri PIMNAS-31 2018 di UNY. Dengan latar belakang yang beliau miliki maka sungguhlah tepat ketika kegiatan ini diserahkan sepenuhnya kepada beliau.

Eko Hari Parmadi memaparkan bahwa program ini bertujuan untuk memancing kreativitas dan inovasi mahasiswa. Kreatif untuk berani berpikir out of the box dan mencermati sesuatu yang terlewatkan dari orang lain serta mampu melahirkan gagasan baru dalam memecahkan masalah. Inovatif adalah kemampuan untuk menghasilkan karya baru (diluar bingkai konservatif) yang bermanfaat sebagai solusi.

Selanjutnya beliau berpesan agar proposal bisa lolos seleksi adalah tertib administrasi hingga pada hal detil agar bisa lolos pada evaluasi tahap pertama termasuk tertib konten sesuai persyaratan yang telah ditentukan, karena setiap jenis PKM menuntut persyaratan yang berbeda. Selanjutnya, adalah orisinalitas ide dan kreativitas sebagai fokus evaluasi tahap kedua. Jika kemudian proposal bisa lolos untuk layak mendapat pendanaan dan terpilih dalam proposal Pimnas maka proposal-proposal tersebut sangatlah istimewa.

Hal-hal yang perlu diperjelas dalam pembuatan proposal yang ditulis pada kertas ukuran A4, jarak antar baris 1.15 spasi, jenis huruf Times New Roman ukuran 12, dan margin kiri 4 cm margin kanan, atas, bawah 3 cm adalah:

  1. latar belakang proposal dibuat harus didasarkan pada permasalahan mitra (mitra tidak produktif, kurang produktif, atau produktif tapi bisa dikembangkan).
  2. Kualitas dan ketersediaan bahan baku yang diperlukan dalam program kegiatan mahasiswa yang dimaksud.
  3. Sistem dan proses produksi yang jelas, riil, dan runtut.
  4. Pemeliharaan (maintenance) management, SOP, dan tekniknya.
  5. Lingkungan kerja (kenyamanan, K3).
  6. Pengolahan dan pemanfaatan limbah.
  7. Manajemen (pemasaran, keuangan, dll).
  8. Prototipe dan model.

Hal tersebut diatas dikemas didalam proposal PKM sebagai hal inti PKM ditulis dengan batas maksimal halaman 10 lembar, dan dana yang diusulkan antara Rp. 5 juta,- sampai dengan Rp. 12.5 juta,-

Dari data yang beliau sampaikan tampak bahwa jenis PKM yang paling banyak didanai adalah penelitian eksakta. Sedangkan untuk PKM Kewirausahaan diusahakan untuk menghindari produk makanan/minuman, tas, atau kaos. Sedangkan jika PKM Pengabdian masyarakat atau karsa cipta didasarkan pada kebutuhan mitra, sementara PKM Kewirausahaan didasarkan pada produk dan keuntungan.

Siaran di RRI: Upaya Mengatasi Kesulitan Menghadapi Matematika di Sekolah dan Perguruan Tinggi

Sampai saat ini, Matematika masih menjadi pelajaran yang sulit dan menakutkan bagi siswa. Tidak hanya jenjang SD, SMP, SMA, bahkan mahasiswa Perguruan Tinggi masih kesulitan dalam perkuliahan Matematika, baik di Program Studi Pendidikan Matematika sendiri, maupun pada program studi lain yang memasukkan Matematika dalam kurikulumnya. Melihat stereotip terhadap Matematika tersebut, perlu dipikirkan upaya mengatasi kesulitan belajar Matematika. Hal tersebut menjadi bahan diskusi dalam siaran Dinamika Kampus RRI Madiun pada hari Kamis 11 Oktober 2018 pukul 20.00-21.00 WIB. Diskusi berlangsung antara Ibu Gregoria Ariyanti sebagai narasumber, dan tiga mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika yang kebetulan berasal dari Semester VII, yaitu Sandra Agustina, Theressa Septia Dana, dan Elizabet Bella Aprilianingrum.

Dalam diskusi tersebut, dikemukakan upaya-upaya yang bisa dilakukan, yaitu :

  1. Guru sebaiknya menguasai materi pelajaran dan teknik mengajar/penyajian yang menarik, sehingga bisa membawa semua siswanya ke dalam suasana belajar yang menyenangkan  agar  siswa  merasa  senang  dalam  menerima  materi  yang diberikan.
  2. Pemberian  latihan   soal perlu diberikan secara kontinu untuk melatih siswa menyelesaikan soal-soal Matematika.
  3. Ketersediaannya sarana belajar  yang  memadai  dapat  mendukung  para  guru dalam menyampaikan materi Matematika kepada siswanya. Demikian juga,  pembelajaran Matematika  menggunakan  alat  peraga  dapat  menciptakan  suasana belajar yang menyenangkan.
  4. Guru dan orang tua perlu menanamkan kepada anak bahwa Matematika merupakan salah satu ilmu yang penting dalam kehidupan bahkan dalam perkembangan ilmu pengetahuan.

Berdasarkan Teori Generasi (Strauss Howe) dikenal  istilah generasi X, Y, dan Z. Jika dikaitkan dengan generasi saat ini, yaitu generasi Z yang lahir sekitar tahun 1995-2010, generasi ini  lebih menyenangi alat bantu atau metode pembelajaran yang menekankan sisi interaksi dan visualisasi. Oleh karena itu, pembelajaran yang diharapkan untuk generasi sekarang adalah pembelajaran yang lebih mengarahkan siswa pada usaha mencari sumber-sumber belajar sendiri, baik melalui komputer atau internet dengan tetap ada pengawasan dari guru dan orang tua. (Ria)

Source: Pendidikan Matematika

Pemilihan Presiden BEM Unika Widya Mandala Madiun 2018-2019

Kamis-Jumat, 11-12 Oktober 2018 telah digelar pemilihan Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) periode 2018-2019 di kampus Unika Widya Mandala Madiun yang diikuti oleh semua warga kampus mulai dari Dosen, Karyawan dan Mahasiswa.

Pelatihan Literasi Teknologi Informasi dan Komunikasi

Fakultas Teknik Unika Widya Mandala Madiun bekerjasama dengan Dinas Kominfo Kota Madiun (Komisariat RTIK WIMA) dan RTIK Madiun telah menyelenggarakan Pelatihan Literasi Teknologi Informasi dan Komunikasi pada Sabtu, 13 Oktober 2018 yang diikuti oleh perwakilan BEM kota Madiun, Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Kota Madiun, perwakilan Relawan TIK Komisariat WIMA, UNIPMA dan perwakilan RTIK Madiun.

 

Source: Teknik Industri

Pengumuman: Seminar Laporan PKN 2018

SEMINAR LAPORAN PKN 2018

Pelaksanaan:

* Hari Ke-1 : Senin, 22 Oktober 2018

* Hari Ke-2 : Jumat,28 Oktober 2018

* Hari Ke-3 : Senin, 29 Oktober 2018