Seminar Prodi Psikologi

Dalam rangka Dies Natalies Fakultas ke-18, Himpunan Mahasiswa Program Studi Psikologi menyelenggarakan seminar dengan tema “Peduli Potensi Diri; Who am I” bersama narasumber Anita Nurrul F, M.Psi., Psi.  Seminar dilaksanakan pada  Sabtu, 1 September 2018 di auditorium Unika Widya Mandala Madiun mulai pukul 09.00-13.00. Jumlah peserta yang hadir dalam seminar 145 peserta terdiri dari mahasiswa dan siswa-siswi SMA dan SMK Kota Madiun. Seminar di buka langsung oleh David Wicaksono, M.Psi. selaku Dekan Fakultas Psikologi. 

Dalam seminar tersebut para peserta diajak untuk  “siapa aku yang sebenarnya” melalui materi yang disampaikan.

Ada beberapa tipologi-tipologi temperamen, seperti karakter atau kepribadian:

  • Melankolis atau bisa disebut dengan “Si sempurna” tipe kepribadian ini yang memiliki karakter cenderung bersikap rapi, teratur, terencana, dan mampu mempertimbangkan segala sesuatu dengan melihat hal-hal kecil. Tipe melankolis ini menganalisis berbagai hal, serius dan tekun, cenderung cerdas dan jenius.
  • Pleghmatis atau bisa disebut dengan “Cinta Damai” tipe kepribadian ini menunjukan pribadi yang mudah di atur,cenderung diam dan kalem,suka mengalah, memiliki rasa toleransi yang tinggi,mudah untuk disuruh dan selalu mau melakukan apa yang disuruh. Kepribadian yang rendah hati, mudah bergaul dan bawaanya santai,diam dan tenang tapi cerdas.
  • Sanguinis atau bisa disebut dengan “Si populer” tipe kepribadian ini yang suka menjadi bahan perhatian,ingin selalu disenangin oleh orang lain, menyukai kepopuleran, memiliki rasa kepercayaan diri yang tinggi dan senang menjadi pusat perhatian. Orang dengan tipe kepribadian ini memiliki kepribadian yang menarik, suka berbicara, suka tampil di depan umum, dan orang sanguinis ini mampu menghidupkan suasana.
  • Dan yang terakhir adalah korelis atau bisa disebut dengan “Si Kuat” merupakan tipe kepribadian yang memiliki kemampuan dan bakat memimpin, dinamis dan aktif lalu memiliki yang tegas dan kuat, tidak mudah patah semangat, memiliki jiwa bebas dan mandiri.

Para peserta juga diajak bermain bersama melalui ice breaking dengan nama  benar salah, perserta di persilakan berdiri dan keluar menepi di dekat kursi para perserta dan permainannya seperti jika pembicara mengatakan benar maka akan loncat bersamaan ke kanan dan jika salah maka loncat ke kiri secara bersamaan.

Lalu sesi yang terakhir adalah sesi tanya-jawab antar perserta dengan pembicara

(foto)