Perwakilan Mahasiswa BK WIMA berlaga di Rajawali Futsal League 2017

Berita

Sabtu, 11 November 2017 pukul 18.00 WIB di Stadion Joyoboyo Kediri sedang berlangsung pertandingan antara Universitas Katolik Widya Mandala Madiun (UNIKA WIMA) melawan Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Kediri (STAIN Kediri). Tim UNIKA WIMA Madiun terdiri dari 9 pemain, 1 pelatih, 1 asisten, pelatih, dan 1 manajer. Saat itu pertandingan berlangsung sangat seru. Kedua tim sama-sama saling serang. Setelah beberapa menit pertandingan berlangsung, akhirnya tim WIMA membobol gawang STAIN Kediri. Babak pertama tim WIMA unggul dengan skor 1-0 dari lawannya STAIN Kediri. Gol di cetak oleh Budi Arsa Hidayatullah, Mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling.

Peluit kick-off babak ke dua dibunyikan pertandingan dimulai. Permainan kedua tim masih saling serang. Salah satu pemain STAIN akhirnya dapat menyamakan kedudukan dengan skor 1-1. Pemain WIMA terlihat mulai down setelah kebobolan gol oleh pemain STAIN Kediri. Tidak lama kemudian asisten pelatih WIMA meminta time-out untuk tim nya. Pertandingan kembali berjalan, tim WIMA mendominasi jalan nya pertandingan setelah meminta time-out kepada wasit. Pada akhirnya Dhimas pemain dari WIMA merubah kedudukan skor menjadi 2-1 lewat tendangan keras dari luar setengah lingkarkiper. Tidak lama peluit tanda akhir pertandingan di bunyikan oleh wasit. Akhirnya UNIKA WIMA memenangkan pertandingan pertamanya dengan sangat ketat.

            Minggu, 12 November 2017 pukul 10.00 WIB di Stadion Joyoboyo Kediri pertandingan kedua dari tim WIMA. Pada pertandingan kedua, tim UNIKA WIMA bertanding melawan Universitas Islam Kadiri (UNISKA). Peluit babak pertama dibunyikan pertandingan dimulai dari menit pertama tim WIMA mendapatkan serangan yang menegangkan. Hingga pada akhirnya tim UNISKA lebih dahulu membobol gawang tim WIMA dengan skor 0-1 di babak pertama. Sampai akhir babak pertama tim WIMA belum bisa menyamakan skor. Kick-off babak kedua di mulai. Tim UNISKA Kediri di babak kedua masih mendominasi jalannya pertandingan. Begitu juga tim WIMA berusaha memberi perlawanan kepada tim UNISKA, namun alhasil tim UNISKA menambah skor menjadi 2-0 lewat kerjasama antara dua pemain tim UNISKA. Sampai menit akhir pertandingan di babak ke dua tim WIMA tidak dapat menambah pundi-pundi golnya. Hasil akhir tim WIMA merasakan kekalahan dengan skor 0-2.


Source: Prodi Bimbingan Konseling

Bagikan ke sosial media