Pendalaman Iman (Rekoleksi) Mahasiswa Katolik Universitas Katolik Widya Mandala Madiun “God Always Listening and Understending”

All News Berita

Selasa, 6 Desember 2016 merupakan hari yang istimewa bagi Mahasiswa Katolik karena semua mahasiswa dari berbagai program studi yaitu Bimbingan Konseling, PBSI, Pendidikan Matematika, Biologi, Farmasi, Akuntansi, Manajemen, Teknik Industri, Psikologi, dan Sastra Inggris yang berjumlah 68 peserta dan 15 panitia dapat berkumpul kembali dengan saudara seiman mereka berbondong-bondong untuk mengikuti kegiatan pendalaman iman Katolik. Rekoleksi ini bertema GALAU (God Always Listening and Understending) yang  diadakan oleh BEM Departemen Kerohanian dan KMK.

Kegiatan  di mulai pukul 08.00 WIB dan selesai pukul 19.00 WIB. Rekoleksi ini memang sengaja di perpadat waktunya karena mengingat menjelang Ujian Akhir Semester. Adapun rangkaian acara yaitu Ibadah Pembuka, Sesi ke 1 , Sesi ke 2, game, Taize , dan terakhir Ibadah Penutup.

Dalam kegiatan ini panitia mengundang  pemateri Dr. Agustinus Wisnu Dewantara dosen STKIP Widya Yuwana, dalam materinya beliau mengatakan, “Apapun beban masalah hidup kita serahkan semua kepada Tuhan Yesus pasti nanti akan ada jalan keluarnya, tenang saja Tuhan selalu mendengar dan mengerti kita.  Jangan bosan-bosan berbuat baik kepada sesama kita, jika kita berbuat baik maka hal yang kita lakukan akan membuahkan hasil yang baik pula. Tugas kita di dunia mencari Kerajaan Allah contohnya dengan melakukan hal-hal kebaikan, jangan korupsi, jangan mencontek karena hal tersebut sungguh dibenci Tuhan. “

Di puncak acara ada doa Taize, sebagian peserta ada yang sudah pernah mengikuti doa Taize dan ada yang belum. Doa Taize ini merupakan doa yang di dalamnya penuh keheningan dan ketenangan , kita mencoba lebih peka untuk mendengar suara Tuhan dalam kehidupan kita. Kita dipanggil untuk merefleksikan ulang perjalanan kehidupan kita dan merenungkan kembali pemeliharaan dan kasih setia Tuhan selama masa-masa yang telah lalu dan berkomitmen untuk kembali ke masa selanjutnya ke dalam tangan Tuhan. Doa hening ini diiringi lagu-lagu Taize yang dilantunkan berulang-ulang memberikan rasa hikmat dan menyentuh hati. (dok.yovina) foto

Bagikan ke sosial media