October 22, 2020

UKWMS

Kampus Kota Madiun

Seminar MEA

Dalam rangka peringatan Hari Kartini Unika Widya Mandala Madiun menyelenggarakan seminar dengan tema “Masyarakat Ekonomi Asia: Peluang atau Tantangan Bagi Tenaga Kerja Indonesia” pada Kamis, 21 April 2016 mulai pukul 10.00 bertempat di Auditorium Unika Widya Mandala Madiun dengan Narasumber Prof. Dr. KRMT. John Tondowidjojo Tondodiningrat, CM. atau panggilan akrabnya Romo Tondo. Peserta yang hadir berjumlah 80 orang dari berbagai perguruan tinggi yang ada di Kota Madiun dan Ponorogo. Seminar dibuka oleh Rektor Unika Widya Mandala Madiun, Dra. Fransisca Mudjijanti, M.M. dan sebagai moderator Bapak Andreas Budiarto, S.E., M. Ec. Dev.

Dalam paparannya, Romo Tondo memaparkan tentang MEA, mulai dari sejarah dan latar belakang munculnya MEA pada pertemuan tingkat kepala negara ASEAN (ASEAN Summit) ke-5 di Singapura pada tahun 1992 tersebut para kepala negara mengumumkan pembentukan suatu kawasan perdagangan bebas di ASEAN (AFTA) dalam jangka waktu 15 tahun. Dalam perkembangannya dipercepat menjadi tahun 2003, dan terakhir dipercepat lagi menjadi tahun 2002.
Tantangan dan Peluang MEA adalah Bagaimana dunia usaha menghadapi Free Flow of Goods and Services? Bagaimana Tenaga Kerja menghadapi dan sekaligus memanfaatkan Free Flow of Skilled labor? Peningkatan kualitas tenaga kerja sebagai kata kunci untuk menghadapi kedua tantangan tersebut.
Tantangan yang dihadapi oleh bangsa Indonesia dalam MEA:
1. Jumlah pengangguran terselubung (disguised unemployment) TINGGI.
2. Jumlah wirausahawan baru RENDAH
3. Dominasi oleh pekerja tak terdidik, Produktivitas menjadi RENDAH
4. Jumlah pengangguran tenaga kerja terdidik TINGGI.
5. Ketimpangan produktivitas tenaga kerja antarsektor ekonomi.
6. Sektor informal mendominasi lapangan pekerjaan
7. Pengangguran di Indonesia tertinggi (di antara 10 negara anggota ASEAN)
8. Tuntutan pekerja terhadap upah minimum dan jaminan sosial ketenagakerjaan (Sering bermasalah).
9. Tenaga Kerja Indonesia (TKI) tidak terdidik banyak tersebar di luar negeri, Sulit untuk dijangkau kompetensi ketrampilannya
Tantangan MEA bagi Masyarakat Indonesia adalah:
1. Persepsi negatif terhadap MEA 2015
2. Sosialisasi MEA kurang merata di Masyarakat
3. Tingkat Pendidikan Masyarakat tidak merata
4. Kesenjangan ekonomi yang tinggi dalam masyarakat
Strategi dalam menghadapi MEA bagi tenaga kerja Indonesia adalah:
1. Penyiapan Tenaga Kerja Indonesia yang profesional, terdidik, terlatih, siap berkompetisi secara global, baik untuk bursa kerja dalam maupun luar negeri
2. Memperkuat kompetensi TKI untuk berkompetisi dengan Tenaga Kerja Asing (TKA) dalam bursa kerja dalam negeri
3. Memperkuat kompetensi TKI untuk berkompetisi dalam bursa kerja ASEAN
4. Penyiapan pengangguran lebih berkompetisi dalam bursa kerja ASEAN
5. Memfilter TKA dengan sertifikasi ASEAN dan Standardisasi Nasional.

Setelah pemaparan materi dari narasumber dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang dipandu oleh moderator dan setelah itu seminar diakhiri dengan menyanyikan lagu Bagimu Negeri dan doa Penutup.